Kamis, 14 Mei 2009

SEKILAS MAN NGLAWAK

Pada 7 Maret Madrasah Salafiyah Miftahul 'Ula Nglawak mengalami perubahan mendasar akibat peralihan status dari madrasah salaf ke negeri. Akibat perubahan itu tingkatan madrasah yang dulu adalah tingkat sifir (2 tahun), ibtidaiyah (6 tahun) dan Tsanawiyah (3 tahun) berubah menjadi tingkat ibtidaiyah (6 tahun), Tsanawiyah (3 tahun) dengan nama Madrasah Tsanawiyah Agama Islam Negeri (MTsAIN) dan Aliyah (3 tahun) dengan nama Madrasah Aliyah Agama Islam (MAAIN).
Pada tahun 1975 Departemen Agama Islam mengadakan pembaharuan di bidang kurikulum dengan lahirnya SKB Tiga Menteri No.3 tahun 1975. Komposisi kurikulum pun berubah menjadi 30% pengetahuan agama dan 70 % pengetahuan umum. Nama MAAIN berubah menjadi MAN hingga saat ini.
Sampai pada tahun 1984 MAN Nglawak mempunyai jurusan IPA dan IPS. Memasuki tahun ajaran 1985/1986 dengan tuntutan kurikulum 1984 dibukalah program pilihan A1 (Ilmu-ilmu agama), A3 (ilmu-ilmu biologi), A4 (ilmu-ilmu sosial) dan sejak tahun 1988 dilengkapi dengan A2 (ilmu-ilmu fisika). Mulai tahun pelajaran 1995/1996 sesuai kurikulum 1994 program pilihan di MAN Nglawak menjadi 3 jurusan yakni Bahasa, IPA dan IPS. Dari penegrian hingga saat ini mereka yang pernah memimpin MAN Nglawak adalah :
  1. KH.Ahmad Al-Fatih 1968 - 1970
  2. Ali Imron 1970 - 1977
  3. KH.Djamaluddin Abdullah,BA 1977 - 1987
  4. Drs.Moh.Tsabit Najmuddin 1987
  5. Drs.H.Isrofil Amar,M.Ag 1988 - 1998
  6. Drs.KH.Abd.Qodir AF 1998 - 2005
  7. Drs.Moh.Harisuddin,M.Ag 2005 - sekarang
Dalam perkembangan MAN Nglawak telah mengalami banyak kemajuan baik dari segi fisik maupun prestasi. Ini bisa dilihat dari pesatnya pembangunan sarana dan prasarana kelengkapan pendidikan maupun prestasi yang diraih oleh para siswa.
Mencoba mengurai benang kusut dunia pendidikan kita, pemerintah memberlakukan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) yang berlaku efektif mulai tahun pelajaran 2004/2005. Menyambung keputusan ini MAN Nglawak secara intensif melakukan upaya-upaya "Adaptasi Kreatif" agar KBK dapat di terapkan secara optimal di MAN Nglawak. Kegiatan sosialisasi, pelatihan dan seminar, pengiriman guru ke MGMP, study banding dan sebagainya aktif dilakukan. Sebagai buahnya KBK sudah dapat di terapkan secara optimal bagi kelas I tahun pelajaran 2004/2005.@

Tidak ada komentar:

Posting Komentar